Tidak Ada Henti - Hentinya Berjuang

Di zaman Jepang dan Belanda
Dia perkasa dengan bambu runcingnya

Di zaman revolusi emerdekaan
Dia senandungkan lagu - lagu Indonesia Merdeka
Sambil membawa granat
Yang di ambil dari gudang amunisi musuhnya

Di zaman PKI
Ketika para Ustad dan Kyai
Di siapkan galian kubur
Di depan rumahnya sendiri
Sementara para orang - orang kerdil
Lari dari perjuangan
Tunggang langgang kepayahan

Di zaman Belanda
Kita melawan penjajah
Di zaman Merdeka
Kita saling curiga da saling memangsa

Kini para pejuang awal telah tiada
Pejuang sekarang adalah sebuah upaya
Membangun kembali bangsa
Dengan keutuhan dan kekokohan
Serta kebesaran untuk menaikan
Indonesia kembali ke puncak dunia

Rabu, 1 September 2004

0 Response to "Tidak Ada Henti - Hentinya Berjuang"

Post a Comment