Masih Ada Waktu Lain Masih Ada Esok Lusa

Jangan terlalu sedih di saat kau tak berdaya. Jangan terlalu gelisah menghadapi dunia. Jangan berkhayal dengan menuruti hawa nafsu. Coba berzikir dan kuatkanlah imanmu.

Bukankah di masa depan dunia masih luas membentang. Masih banyak kesempatan - kesempatan yang akan kita lakukan. Di masa depan dunia masih besar. Masih banyak ide - ide kita yang cemerlang, yang masih bisa kita perdagangkan.

Jangan terlalu berduka, dengan apa - apa yang kini ada pada kita, jangan banyak mengeluh dengan segala keterbatasan. Ada masa lalu, ada masa kini. Pasti ada masa depan yang kian menanti.

Jangan tetap diam di tempat, buatlah gagasan dengan fikiran segar dan brilian. Gunakan akal dan konsep yang jitu, untuk hidup lebih bermutu. Masih ada jalan lain kawan. Masih ada pilihan akan datang. Masih ada harapan yang luas membentang.

Kita hidup, pasti kita punya harapan.

Karena harapanlah seorang ibu melahirkan dan membesarkan anak - anaknya. Karena harapanlah seorang bapak bekerja dan mendidik anak - anaknya. Karena harapanlah seorang guru mendidik anak - anak muridnya. Karena harapanlah para mujahid dan pejuang tak berhenti mengembangkan dirinya dan siap mati sebagai syuhada. Karena harapan seorang anak jatuh bangun mempertahankan kehidupannya.

Masih ada esok lusa, sebelum kiamat tiba. Harapan itu tidak akan pernah punah. Allah yang mendekatkan hati - hati manusia, hingga kau nanti akan memiliki teman setia. Hati rakyat dengan pejabat. Hati orang berharta dengan orang bersahaja. Mendekatlah hati dengan orang yang ingin berjuang, di manapun ia berada.

Lihatlah nasib kita di waktu yang lain. Jangan hari ini !

0 Response to "Masih Ada Waktu Lain Masih Ada Esok Lusa"

Post a Comment