Ada apa hidup
Ada apa Indonesiaku
Pada bunga - bunga Bangsa
Pada kata - kata yang tak terucap
Pada para kusuma bangsa yang telah tiada
Pada linangan air mata
Janda - janda tua yang telah kehilangan suami
Bahkan putra - putranya
Pada api kemerdekaan yang nyaris padam
Lidah apunya bergoyang - goyang
Tertiup angin topan
Dan gelombang permasalaha
Kepada para perwira muda
Kepada para pencetus proklamasi
Kepada pemimpin bangsa yang letih
Kepada Ibu Pertiwi yang tengah menangis sedih
Air matanya membanjiri pulau - pulau
Indonesia hari ini
Jelang Upacara Puncak,
17 Agustus 2004
0 Response to "Puisi Kemerdekaan"
Post a Comment