Tuhan
Berapa
lama lagi aku akan engkau takdirkan
Hidup
diatas dunia ini.
Hingga
bingar dunia sungguh menyilaukan pendangan mata.
Tuhan
Berkenankah
engkau beri siraman kesenangan
Atas
segenap tahap akhir di kehidupanku ini.
Tuhan
Ridhomu
aku harapkan,
Allahhumma
inna nas aluka ridhika wal jannah,
Ya allah
Aku memohon kepadamu pada keridhianmu dan surgamu
Sebuah
tempat dimana tiada terdengar
Perkataan
kotor dan sia-sia.
Tempat
yang tiada kamus kata iri dan dengki.
Sementara
di syurga nan indah
Air
jernih senantiasa mengalir sperti air susu,
Air
madu, air arak yang tidak memabukkan
Dan
tiada terhalang untuk meminumnya.
Segenap
bidadari bermata jeli yang cantik jelita siap melayani.
Dan
bagi si penggemar shaum
Disiapkan
gerbang khusus dipintu syurga.
Bernama
gerbang Rayyan
Yang
apabila para ahlu shaum telah semua masuk
Maka
tertutuplah gerbang Arrayan untuk selamanya.
Betapa
indah syurga, sungguh betapa sesaat nikmat dunia
2010
0 Response to "Sebuah Do’a Di Ujung Ramadhan"
Post a Comment