Biarlah
badan ini disini,
Asalkan
hati dan jiwa kita di Mekkah dan Madinah.
Biarlah
badan kita hidup di zaman yang penuh fitnah,
Marabahaya
dan cobaan,
Asalkan
hati dan jiwa kita mengembara
Didalam
relung-relung misi para Nabi.
Biarlah
diri kita hidup ke dunia banyak berpuasa,
Puasa
lapar, puasa tak dapat jabatan,
Puasa
prihatin, puasa ketika roda terus dibawah.
Tetapi
puasa tak selamanya puasa pasti ada waktunya saat berbuka.
Maka,
berbukalah dengan penuh kearifan,
Kebijakan,
dan kehati-hatian.
Jangan
sampai ketika engkau sedang berbuka
Sesungguhnya
engkau kena kaktus ditengah jalan.
Tetapi
peta usiapun kian dimakan waktu
Dan
engkau pun tak lagi berdaya.
Sementara
kaktus – kaktus itupun selalu merajalela.
Ya
Allah
Saudaraku,
anak, cucu hidupkan dekat dengan hidayah-Mu
0 Response to "Biarlah"
Post a Comment