Renungan di Hari fitri

Dari tetes-tetes air kita belajar ketenangan,
Dari batu-batu cadas diri kita belajar tentang ketegaran.
Dari pada tanah diri kita belajar kehidupan.
Dari ulat dan kupu-kupu
Kita belajar bermetamorfosis belajar mengubah diri.
Dari padi yang berisi dan menguning
Kita belajar rendah hati.
Dari nabi yang mulia kita belajar kasih sayang.

Begitulah hidup senantiasa tempat kita belajar sepanjang umur.
Belajar pula kepada jutaan pepohonan,
Spesies mahluk melata, bulan bintang dan matahari.
Idul fitri, kembali ke fitrah kita yang asli,
Adalah ketika diri kita semangat untuk membangun diri,
Membangun hidup agar selalu optimis dan bersih.

Setiap kali kotor dan berdebu sebelas bulan lamanya.
Allah yang maha baik memberi satu bulan
Untuk kita dapat berkesempatan mencuci
Dan membersihkannya kembali.

Begitulah terus menerus berputar,
Dan berulang-ulang selama kehidupan
Sehingga Allah akan mengambil semua miliknya
Dan diri kita pun istirahat diputaran dunia.

Dan tak akan kembali lagi,
Ramadhan tetap dapat datang memberi kesempatan
Kepada orang-orang sesudah kita.
Ya Allah Ampuni dosa-dosa kami di hari yang fitri ini.
Ya Allah. Berikanlah kami kelembutan hati
Untuk saling mengerti kealfaan masing-masing kami.


2012

Do’a Ramadhan

Ya Allah
Terimakasih engkau temukan kami lagi
Dengan Ramadhan kali ini
Ditengah banyaknya sahabat, teman-teman
Sanak keluarga tak lagi dapat mengecap perjuangan
Ramdhan kali ini

Ya allah.
Syukur terimakasih
Engkau panjangkan umurku ditahun ini.
Sehingga hamba dapat berjumpa lagi
Dengan bulan yang penuh rahmat dan berkah dan ampunan

Sehingga dapat kami shaum dan berbuka
Dapat shalat wajib dan tarawih bersama
Dapat tadabbur dan taqarub
Didalam khauf dan roja


Ya Allah
Mohon jadikan Ramadhan tahun ini
Penuh limpahan rahmat dan berkah
Diri hamba keluarga, sahabat, kawan karib,
Para tetangga dan sanak saudara

Ya Allah
Jangan engkau lalaikan hari kami
Dalam khusu beribadah
Jangan engkau beri sakit
Kelemahan dan kemalasan
Berilah kami kekuatan
Dalam menyongsong bilan ini Ya Rabbi

Ya Allah
Jika terakhir kali engkau beri atas umurku di Ramadhan ini
Terimalah amalku ini

Ya Allah
Jika masih engkau beri kesempatan
Di Ramadhan yang akan datang

Berilah kesusksesan datang bagi kami.

Arti Hidup

Arti hidup akan berarti
Jika kita menanam sejuta pohon kebajikan
Berdaun kebenaran
Berbuah kearifan

Bukan sejuta puhon.
Yang berdaun
Yang berbuah

Apa itu makna hidup
Bersumber dari mata air akhlak
Yang mengalir di oase-oase etika dan budi

Apa arti perjuangan hidup
Adalah kesungguhan dalam bekerja
Dengan cerdas dan istiqomah

Bagaikan seekor burung elang
Yang bebas terbang
Membentangkan sayapnya
Menjunjung langit dan awan
Mengepakkan saya menghalang kemalasan

Terbang ke ufuk hidup  Kejayaan
Bebas terbang dalam
Tanpa beban tanpa tali pengikat di kaki

Ia bebas dan menari
Jauh dari kungkungan dan kepalsuan

Serta kepura-puraan hidup

Mati Tidak Peduli

Apa pangkat dan golongan,
Apa jabatan dan nama besar,
Apa kau raja atau rakyat jelata
Semua rasa hidup harus kau jalani dengan sebaik-baiknya.
Tetapi bila datang mati ia tak peduli,
Kau merasa gagah waktu berjalan tetap menggerusmu.
Engkau diam tetap kan diam akan tua juga.
Jadi apa pangkat dan golongan

Apa jabatan yang kini kau sandang.

Hidup Dan Mati

Hidup adalah hidup,
Segenap daya tahan akan segala problematikanya.
Sementara mati adalah mati,
Segenap daya pasrah ketika ruh kembali pada illahi.

Inilah renungan hidup
Ini pula renungan mati,
Dengarkan dengan baik-baik, hidup dan bisikannya pula

Cara sebaik-baiknya mati. 

Menuju Hidup Layak

Membuat hidup layak dan tak terhambat tidaklah menundung,
Semua memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang besar.
Banyak orang, bahkan semua orang ini
Dihidupkan dengan mulia,
Hidup layak dan terhormat
Tetapi sedikit orang yang sungguh-sungguh berusaha mencapainya.

Bahkan betapa banyak orang
Untuk meraih kelayakan hidup itu
Meretas jalan pintas yang dibuat syetan
Sehingga begitu berhasil jalan yang dituju
Dirinya hancur lebur karena ternyata ia menghalalkannya.

Ya allah..
 Jauhkanlah kami dari hidup yang demikian.
Dan rintislah jalan menuju sejahtera lahir dan batin
Dunia dan akhirat dengan laksana mengumpulkan tetes demi tetes,
Mangkuk demi mangkuk mata air kehidupan dan kesejahteraan. 

Belajar Melewati Tantangan

Hiduplah dengan ketulusan dan keberanian.
Hidup hendaklah dengan sinar keimanan dan ketqwaan yang hebat.
Hiduplah dengan sinar hidup
Agar dirimu dapat merasakan sebenar-benarnya nikmat kehidupan.

Belajarlah menguasai keadaan
Jangan takut dengan tantangan-tantangan,
Jika kita hadapi dengan ceria
Hidup ibarat ikan salmon
Menari dengan memotong arus dalam air.
Lihatlah kelincahan bebatuan
Dan ilmu itu menari-menari menantang arus.


2010

Belajarlah Dari Tanda Alam Dan Kehidupan

Senja yang datang sebagai pelajaran bahwa engkau ada.
Matahari yang gagah dan hebat
Apabila senja datang tak kuat lagi bersinar.

Beginilah segala sesuatu yang ada.
Masa jaya dan hebatnya maka siapkan dirimu.
Kuatkan langkah dan niatmu.
Untuk berbuat sesuatu
Sebelum engkau tenggelam kedalam tanah.

Harta akan menjadi rebutan
Tetapi ilmu dan jejak tak akan banyak orang yang mau mengambilnya.
Karena harus bersusah payah.
Ilmu dan kebaikan tak terlihat
Tetapi harta benda itu terlihat dan berarti
Terutama bagi orang-orang yang rakus dan serakah.

Maka belajarlah dari tanda-tanda alam

Baik didalam diri sendiri maupun yang ada pada alam semesta.

Syair Kerinduan

Ya Allah
Kami dengar suaramu,
Kami sambut segalanya meskipun terkadang titah.
Dalam gembira dan duka dengan segala kehambaan
Sebagai makhluk yang penuh dengan kelemahan.
Kami datang dengan  harap dan takut.
Dalam segala suasana panggilan-Mu,
Senantiasa kami sambut dengan segenap hati 
Penuh dengan kepasrahan.

Ya Rabbi Ya Mustafa .
Berkenan engkau sampaikan kami kesisi-Mu
Yang penuh kenikmatan.
Ya Allah
Sebagai penguasa segala kekayaan langit dan bumi
Penguasa segala bintang, rembulan dan matahari.
Penguasa air, tanah dan juga pohon.
Kami mengadukan segala harap
Dan damba sebagai seorang hamba yang fakir dan hina.

Engakaulah segala kerinduan kami.
Engkau segala harap sejak hidup dan mati kami.
Berkenan engkau sampaikan jasad yang hina ini
Ke sisi-Mu yang indah dan mulia.

Wahai Rosulullah.
Seorang hamba yang paling terkasih
Diantara orang-orang yang terpillih lagi yang Engkau kasihi,
Segala salam segala kerinduan segala harap dan syafa’at
Kami sungguh butuhkan sebagai harapan kami.

Ya Allah
Dihadapan kerinduan, kemegahan, dan keagungan penciptaan.
Berkenan Engkau pertemukan kami
Dengan seorang Nabi Akhir zaman
yang memiliki segenap syafaat dan kecintaanmu.
Kepada kami ummat akhir zaman.


Ya Allah
Berkenankan engkau ampuni segala khilaf dan alfa kami
Sebelum berhembusnya nafas terakhir kami.


2010

Ibu

Seorang ibu.
Meskipun ia sulit untuk hidup
Pasti ia akan membela anaknya terlebih dahulu
Biar senang anaknya itu.

Seorang ibu
 Meskipun ia pelacur ia akan berdoa
Agar anaknya jangan hidup nista.
Jangan hidup menjadi pelacur.

Seorang ibu meski suaminya lari tak bertanggungjawab lagi,
Tetapi ia akan rela hidup dan mati,
Hidup tegak dan bersama anaknya.
Ia akan menjadikan raganya sebagai sapi perahan,
Asal anaknya dapat makan kenyang bahagia dan senang.

Seorang ibu
 Ia akan mengorbankan segala tenaga badan
Bahkan nyawa asal anaknya dapat hidup tegak
Berdiri dengan gagah dikemudian hari.

Demikianlah banyak kisah patriotisme
Dan kepahlawanan seorang ibu
Dari zaman purbakala sampai zaman modern tiba.

Maka contohkanlah suri tauladan seorang ibunda

Agar moral tetap berdiri tegak diatas dunia. 

Berjuangan Dalam Syukur Dan Sabar

Didalam berjuang
Hidup harus disertai dengan kesabaran yang tinggi,
Baik disaat untung maupun disaat merugi.

Didalam menggapai sebuah kesuksesan dan kemuliaan,
Haruslah disertai dengan keuletan semangat juang
Dan ketekunan pantang menyerah,

Adalah hidup memang takdirnya demikian,
Orang yang senang sekalipun hidup harus bersabar dan hati-hati.
Sabar dengan memanfaatkan kekayaan,
Fasilitas dan jabatan seesuai dengan fungsinya.

Sabar menyediakan diri untuk melayani orang,
Sabar tidak sombong , congkak
Dan sabar akan perjalanan yang penuh ujian-ujian.

Bersyukur dan berjuang,
Berjuang memanfaatkan rasa syukur dan hadiah
Yang diberikan Tuhan
Sesuai dengan asas dan kemanfaatanya
Bukan dipergunakan seenak hawa nafsunya.

Begitupun berjuang dalam bersabar,
Sabar atas segala godaaan dan fitnah
Serta ujuan dunia.
Sabar atas segala penderitaan
Hingga engkau menjadi hamba yang pandai bersyukur.


2012

Perbaikan Diri

Kau tak akan maju
Jika engkau tak pernah memperbaiki diri.

Bagaimanpun sulitnya hidup
Harus tetap kita jalani dengan sabar tawakal
Dan terus mencari jalan
Agar keberkahan dan rahmat yang Tuhan berikan mengenai diri kita.
Ya Allah
Sang pemilik dan penguasa rizki,
Berkenan engkau luaskan rizki hambamu.
Telah jutaan orang datang dan pergi
Sebagaimana yang engkau ketahui.

Maka perbaiki dirimu dengan sebaik-baiknya
Dan sesempurna sempurnanya
Hingga bila ajal dan kematian datang
Engkau tercatat sebagai orang yang tengah memperbaiki diri.


2013

Idealisme dan Perjuangan

Berapapun untuk sebuah nilai kebenaran
Tak bolehlah kita menjual diri kita sendiri.
Berapapun idealisme tak kan pernah boleh ditukar
Dengan kejelekan kerusakan kebejatan sekalipun ia terlihat.

Ini serba gemerlap kita harus berani
Merubah keadaan dengan segenap dan sepenuh tenaga.
Rubahlah keadaan dengan segenap perjuangan,
Hidup tiada habisnya sampai suatu saat
Diri kita tak dapat bediri dan duduk berbicara lagi

Untuk selama-lamanya.

Cinta dan Pengorbanan

Cinta dan pengorbanan adalah satu paket didalam kehidupan.
Orang yang punya cinta berarti harus berkorban,
Orang yang siap berkorban berarti dia punya cinta.
Begitulah hidup didunia ini tiada yang beda-beda
Kecuali pencipta kita.

Seorang yang terlalu banyak berfikir
Dia akan sulit bertindak karena hanya mengejar aspek ideal,
Sedang di lapangan kehidupan segalanya bisa terjadi.
Setiap orang ingin bahagia,
Tetapi sedikit orang yang mampu kerja keras dan cerdas.

Apabila dirimu ingin jaya berjuanglah sejak muda.
Berkarya sekuat tenaga tetapi harus istiqomah
Dan jangan mudah menyerah juga sungguh sungguh.

Tuhanku.
Dalam rindu penuh seluruh,  ku rindu segenap kasih sayang-Mu.
Tuhanku.
Didalam hidup yang demikian berat, ku rindu segenap kasih sayang-Mu.

Orang tak mampu itu bernama “kemalasan”,
Malas berbuat dan melas berjuang.
Malas menerebos cakrawala.
Bukalah kebekuan jiwa bukalah kebekuan hati

Bukalah sulitnya rizki dengan semangat dan kerja keras tak terperi.

Keringat Rakyat

Banyak orang yang tak menyadari
Bahwa kebesara pribadi diri mereka yang sudah besar,
Banyak ditopang oleh beribu-ribu
Bahkan berjuta-juat orang kecil yang tidak dianggap.

Sampai suatu masa ketika
Segenap pangkat kekayaan dan jabatan perlahan hilang,
Dirinyapun tak dapat bergerak lagi
Lantaran terlalu banyak beban dosa dan kesalahan.
Yang telah ia lakukan telah terlambat menyadari dirinya lemah,

Dan waktu gagah perkasa tiada kan kembali lagi,
Ia pun menyesal tak terperi.
Sehingga begitu saja masuk keliang lahat.

Didalam rumah kecil yang sederhana semua berasal,
Bapak ibu dan anak-anak
Yang akan menciptakan sejarah masa depan.

Tetapi banyak orang setelah menciptakan sejarah
Dan kisah-kisah rumah kecil sederhana
 Namun hangat itu dilupakan
Tinggal hanya ada didalam memorinya yang jauh
Tak lagi dapat ia jangkau.


2009

Berkorban

Jiwa berkorban harus ditumbuhkan
Ditengah-tengah banyak orang tak memiliki rasa kepedulian.
Sehingga dunia yang kian sempit ini
Kian sumpek pula oleh egoisme dan keacuhan

Serta kesombongan dalam menjalani kehidupan.

Sesuatu

Kemana hendak kau lari,
Dunia ini Cuma satu, Tuhan satu, dirimu satu.
Jika engkau tiada berbuat apa-apa
Maka engkau tidak akan menjadi apa-apa pula,

Apalagi jadi sesuatu.

Kekayaan Jiwa

Jiwa yang menyebabkan orang itu besar atau kecil,
Jiwa adalah kepercayaan penting
Untuk tidak menyerah
Dan itu sebagai kunci keberhasilan dan kejayaan.
Meski sudah puluhan tahun hidup susah
Diri kita harus tetap yakin dalam usaha,

Tiada boleh berputus asa.

Meski

Meski manusia dirundung kesedihan dan penderitaan
Tetapi banyak orang yang berusaha
Meskipun tak tahu bagaimana caranya keluar
Dari segenap derita dan penderitaan.
Bersebab lemahnya iman,
Kurangnya pengetahuan

Dan rapuhnya daya tahan dan kesabaran.

Kata Mutiara

  1. Kebahagiaan hidup hanya dapat di raih jika kita berada dijalan yang benar
  2. Daya juang adalah modal utama meraih kehidupan
  3. Gelora hidup adalah gelora jiwa dari ketulusan hati dan segenap kebajikan didada
  4. Menunjukkan diri adalah berkarya yang terbaik selama kau hidup didunia
  5. Kebahagiaa sejati manakala kita mampu meringankan beban orang lain melayano dengan tulus dengan semangat persahabatan
  6. Daya juang yang tinggi pasti menghasilkan prestasi
  7. Bekerja dan bejuanglah untuk sautu cita-cita yang mulia itu seutama-utamanya hidup
  8. Semangat hiduplah yang menyebabkan kita dapat bertahan atas hidup yang berat
  9. Ketika awan mendung pekat selalu ada harapan bahwa esok hari pasti kan cerah
  10. Tunjukkan budi muliamu dengan tulus itulah wujud keagungan dirimu
  11. Peran besar kita akan segera digantikan oleh generasi muda maka siapkanlah mereka
  12. Berfikir dan berkaryalah bersebab kecintaanmu pada hidup, bukan bekerja bersebab mengejar materi atau kepopueran
  13. Orang akan tumbuh besar apabila sejak kecil ia telah bertabur dan tumbuh dengan cinta dan kasih sayang
  14. Tunjukkanlah budi muliamu dengan tulus itulah wujud keagungan pribadimu
  15. Orang besar berfikir akan memberi apa buat bangsa, orang kerdil berfikir apa yang bisa diambil dari negara ini
  16. Telah berapapun lama engkau jual dirimu bukan untuk apa-apa tetapi untuk sekedar oamer dan hura-hura
  17. Perjuangan hidup tidak boleh berhenti, ters bergerak dan berjuang sampai titik nafas penghabisan
  18. Apapun yang kau tanam akan memberi dampak untuk esok hari
  19. Kehidupan ibarat tumbuhnya sebuah  pohon , amat alami dan perlahan-lahan
  20. Jangan diam, berfikir bergerak dan berkaryalah biar dunia yang menilai kita
  21. Manakah yang kau inginkan, kemasyhuran atau kedamaian. Orang bijak tentu memilih yang kedua
  22. Orang pandai adalah orang yang senantiasa belajar dari kisah-kisah orang lain
  23. Kekayaan sejati adalah kesehatan bukannya emas atau perak
  24. Jagalah kesehatan dirimu, maka kau akan dapat segalanya
  25. Selagi nafas kita masih keluar masuk, jangan takut tak bahagia. Rejeki ada tuhan yang maha memberi
  26. Jiwamu kau simpan dimana, sehingga kau tak dapat melihat dunia yang indah ini
  27. Seharusnya, orang yang telah memiliki bekal pendidikan dan jaringan sosial yang baik memasuki usia 40 tahun dia sudah mapan
  28. Telah aku telusuri segala hisup, telah aku jalani segala pedih, tinggal kita menimbang-nimbang adakah telah kau dapatkan nkmat hikmah kehidupan
  29. Betapapun beratnya hidup haruslah kita jalani dengan sungguh-sungguh, didasari suatu kepercayaan ada Dia yang Maha mengawasi
  30. Debu yang amat halus tidak dapat tersapu dan itulah dosa kecil
  31. Bangsa yang maju adalah bangsa yang mampu menunjukkan kualitas dirinya
  32. Keluarga yang maju adalah keluarga yang mampu mengkader anak-anaknya
  33. Seorang yang maju adalah sosok yang pintar cerdas dan rendah hati.
  34. Daya saing tinggi jika tiap diri memaksimalkan bakat dan kemampuan didalam berkiprah
  35. Jadilah air, setets berguna, banyak apalagi
  36. Berbagi kecedasan adalah amal shaleh jika berawal dari ketulusan
  37. Sebuah pohon indah karena daun-daun yang bersusun secara simetris pada batang dan dahan yang indah
  38. Posisi manapun bertanya hidup jalani dengan bahagia dan gembira sambil terus menerus mencari jalan keluarnya
  39. Suatu hal yang nampak kecil tetapi dilakukan dengan cita-cita besar maka akan istimewa pada akhirnya
  40. Perjuangan yang agung adalah membuat tiap-tiap anggota keluarga yang kita pimpin dapat mandiri dan berdaya
  41. Bukan hidup sembarang hidup, hidup yang penuh nilai dan makna
  42. Jiwa yang suci dan kasih amat mudah menerima ilmu dan nasehat hidup
  43. Orang tidak pernah akan puas jika tak memiliki jiwa qonaah didalam jiwa
  44. Bertambah harta bertambah pula masalh dan itulah hidup
  45. Jangan berani hidup jika tak sabar menjalaninya

Biarlah

Biarlah badan ini disini,
Asalkan hati dan jiwa kita di Mekkah dan Madinah.
Biarlah badan kita hidup di zaman yang penuh fitnah,
Marabahaya dan cobaan,
Asalkan hati dan jiwa kita mengembara
Didalam relung-relung misi para Nabi.

Biarlah diri kita hidup ke dunia banyak berpuasa,
Puasa lapar, puasa tak dapat jabatan,
Puasa prihatin, puasa ketika roda terus dibawah.  
Tetapi puasa tak selamanya puasa pasti ada waktunya saat berbuka.

Maka, berbukalah dengan penuh kearifan,
Kebijakan, dan kehati-hatian.  
Jangan sampai ketika engkau sedang berbuka
Sesungguhnya engkau kena kaktus ditengah jalan.



Tetapi peta usiapun kian dimakan waktu
Dan engkau pun tak lagi berdaya.
Sementara kaktus – kaktus itupun selalu merajalela.

Ya Allah 

Saudaraku, anak, cucu hidupkan dekat dengan hidayah-Mu

Hidup

Hidup sebagai garis lurus berangka seratus.
Setiap tahun yang kita lalui adalah angka hidup yang kita pijak.
Hidup sebagai antrian ke lubang kubur setiap saat.
Kita yang berjalan akhirnya menjadi satu
Dalam lubang yang bernama kuburan.

Kemana itu dulu, ketampanan dan kecantikanmu.
Sudah remuk dimakan oleh masa.
Kemana itu kegagahan dan keelokan tubuhmu.
Sudah rebah kini dipersemayaman-persemayaman
Beku, didalam gundukan-gundukan tanah.
Lebur bersama bakteri pengurai, ulat-ulat dan cacing-cacing.

Kemana itu Ruhmu, ke ‘illiyin atau ke sijjin ?
Hanya amal baik yang Shaleh yang dapat menjadi jembatannya.
Atau amal buruk yang kau pegang.



Hidup adalah perjalanan waktu
Yang tertulis pada angka-angka 20, 30, 40, 50, 60 atau 70.
Diangka mana kini engkau berada??


2010

Pengharapan Seorang Hamba Diujung-ujung Ramadhan

Dari Ramadhan ke Ramadhan umurku bertambah,
Dari tahun ke tahun usiaku terus berkurang,
Waktu hidup telah terlewati,
Tapak demi tapak bagain demi bagian
Episode demi episode.

Sementara orang-orang mulia
Para pejuang yang tulus telah pergi
Satu persatu kedalam baka,
Dengan membawa segenap kebajikan
Segenap kemuliaan segenap karya
Dan akhlaknya kealam barzah.

Sebuah alam yang dingin gelap
Penuh misteri dan mistis
Sehingga apabila seorang telah easuk kedalamnya
Tiada dapat keluar lagi walau sesaat.


Dak kita yang ditinggalkan kebingunan
Mencari sosok suri tauladan.
Apakah dia ulama wara mujahid
Atau intelektual yang mencerahkan.
Maka kita cari keteladan dalam diri sendiri.

Dari Ramadhan ke Ramadahan,  
Hati kita bertanya apakah ini juga Ramadhan terakhir kita
Lalu diri kita meninggalkan gemerlap dunia untuk semalanya.

Ya Allah. Ya Ghofur.
Aku datang membawa lumpur-lumpur dosa.
Berkenan engkau memaafkan aku Rabbi
Allahumma inna ‘afuan karim Tu hibbul ‘afwa fa’fu’anni

Allah Tuhanku berapa waktu kiranya
Engkau beri aku hidup Ya Rabbi
Ketika umur kian bertambah tiada berapa waktu lagi ya allah..
Berkenan Engkau jadikan timbangan amal kebaikan hamba
Lebih berat dari segenap dosa selama hidup hamba ya Rabbi.
Disat - saat tiba akhir Ramadahan,
Hamba sedih bercampur letih
Sementara langit-langit mengeluarkan kabut dan embun kebumi.
Sementara bumi ini mengeluarkan air matanya
Kedalam sungai-sungai dan danau Jernih.
Bagi jiwa yang hidup,
Air mata menetes ditepian sajadah dimalam-malam sunyi,
Mata air jadi oase atas diri.


2013