Dari
tetes-tetes air kita belajar ketenangan,
Dari
batu-batu cadas diri kita belajar tentang ketegaran.
Dari
pada tanah diri kita belajar kehidupan.
Dari
ulat dan kupu-kupu
Kita
belajar bermetamorfosis belajar mengubah diri.
Dari
padi yang berisi dan menguning
Kita
belajar rendah hati.
Dari
nabi yang mulia kita belajar kasih sayang.
Begitulah
hidup senantiasa tempat kita belajar sepanjang umur.
Belajar
pula kepada jutaan pepohonan,
Spesies
mahluk melata, bulan bintang dan matahari.
Idul
fitri, kembali ke fitrah kita yang asli,
Adalah
ketika diri kita semangat untuk membangun diri,
Membangun
hidup agar selalu optimis dan bersih.
Setiap
kali kotor dan berdebu sebelas bulan lamanya.
Allah
yang maha baik memberi satu bulan
Untuk
kita dapat berkesempatan mencuci
Dan
membersihkannya kembali.
Begitulah
terus menerus berputar,
Dan
berulang-ulang selama kehidupan
Sehingga
Allah akan mengambil semua miliknya
Dan
diri kita pun istirahat diputaran dunia.
Dan
tak akan kembali lagi,
Ramadhan
tetap dapat datang memberi kesempatan
Kepada
orang-orang sesudah kita.
Ya
Allah Ampuni dosa-dosa kami di hari yang fitri ini.
Ya
Allah. Berikanlah kami kelembutan hati
Untuk
saling mengerti kealfaan masing-masing kami.
2012
0 Response to "Renungan di Hari fitri"
Post a Comment